Memadai Untuk Selfie Bagian 2

Kinerja

Axioo Picophone M1 menggunakan chipset MTK6572 dengan kecepatan 1,3 GHz CortexA7 Dual Core, dan pengolah grafis Mali-400 MP. Dari Antutu Benchmark, ponsel ini mendapat penilaian “Not too bad”, alias nggak malu-maluin amat, dengan skor 10646. Berdasarkan pengujian dengan peranti ini, CPU dimasukkan dalam kategori payah, tidak dapat menjalankan aplikasi besar dengan mulus.

Namun grafs 3D-nya dianggap bagus, dan bisa menjalankan hampir semua game. Sinyal mencoba membuktikannya. Untuk menguji kinerja kedua prosesor tersebut, game berukuran besar adalah salah satu cara terbaik. Game FIFA 2014 menjadi pilihan sembari memuaskan “sakit” akibat “demam” Piala Dunia. Picophone M lulus dalam hal ini, bisa mengeksekusi perintah kita dengan baik tanpa ada lag.

Respons sentuhan layar yang sangat menentukan dalam game ini juga dilahap dengan sukses ponsel ini. Pada pengujian dengan Quadrant, skor untuk M1 adalah 3163, mengungguli Samsung Galaxy Tab 10.1, Samsung galaxy Nexus, LG Optimus 2X, dan lainlain. Sedang pengujian dengan Nenamark2 menghasilkan skor 36,1. Skor ini mengungguli Samsung Galaxy S, Samsung Galaxy Tab, Sony Xperia Play, dan lain-lain. Jika M1 mendapat penilaian negatif dalam kinerja, itu pasti salah satunya akibat dukungan memori internal (RAM) yang hanya sebesar 512MB.

Itu membuat proses yang kita inginkan dijalankan melalui jalan yang sempit sehingga kurang bisa ngebut dengan leluasa. Namun dengan pengalaman merasakan memainkan game besar di M1 seperti yang dirasakan Sinyal, tidak banyak komplain yang bisa kita arahkan kepadanya. Sistem operasi yang dipasang adalah Android 4.2.2 Jelly Bean. Axioo tak membuat antarmuka atau UI khusus untuk M1 ini namun ada beberapa aplikasi khusus yang ditanamkan untuknya, seperti aplikasi Love Indonesia, Soccer Ticker, Keep, dan sebagainya.