Keberagaman Membangun Kreativitas Bagian 3

“Biar tiap industri tantangannya lain-lain tapi karyawan dengan transferable skills yang kuat bisa beradaptasi,” cetusnya. Selain itu, Farra fokus mengerjakan bidang yang diminati. “Jika mengerjakan sesuatu yang diminati, Anda akan sukses,” tandas perempuan yang menyukai pemandangan alam setiap dinas lapang ini. Ia juga melakukan refleksi diri pada setiap jenjang karier yang dilalui. “Di setiap tahap karier, saya selalu melihat ini sesuatu yang menarik dan selalu mencari hal-hal baru,” kata perempuan yang sejak kecil tertarik di bidang ekonomi dan bisnis itu. Dia mengaku ada saat lelah bekerja tapi tetap happy.

Apalagi, ia kerap bertandang ke lokasi yang sejuk nan asri selama dinas di dunia pertanian. “Kalau ke sawah, saya ngerasa itu cantik sekali. Lahan sayuran di Malang bagian atas, itu juga cantik banget. Di sini business trip (perjalanan bisnis)-nya kayak vacation (liburan). Bisa sambil lihatlihat,” urainya dengan tawa berderai. Keberagaman Malang-melintang di aneka industri pun membuat Farra berpikiran terbuka, luas, dan beragam.

Sarjana lulusan Wellesley College, Amerika ini memandang, tim kerja yang berlatar belakang pengalaman berbeda akan memperkaya perusahaan dengan kreativitas. “Jika ingin tumbuh, kita harus terbuka. Kita butuh belajar dari yang lain, kolaborasi dengan yang lain. Diversity (keberagaman) itu sangat penting. Kalau nggak, solusinya sama terus karena nggak ada keragaman pemikiran,” urainya lugas. Terlebih, industri pertanian di Asia Pasifik sangat beragam dan membutuhkan pemikiran luas, “Selama 15 tahun terakhir ini lagi dan lagi saya melihat, bisnis yang berhasil itu harus beragam timnya.

Kalau nggak, kreativitas dan solusinya nggak seoptimal yang bisa dilakukan,” serunya. Perempuan kelahiran Jakarta itu juga merasa beruntung perusahaannya sangat menghormati keberagaman dan mendukung keberagaman gender. “Benar-benar disponsor dan diperjuangkan supaya banyak staf wanita berbakat yang mau ke pertanian. Kalau kita merekrut staf, kita pastikan ada pengembangan khusus untuk staf wanita,” pungkasnya menutup perbincangan menarik itu.