Keberagaman Membangun Kreativitas Bagian 2

Mendukung Pertanian Perempuan murah senyum itu mulai terjun dalam bidang pertanian saat menempati posisi Asia Pacific Marketing Director DuPont Crop Protection dan Managing Director DuPont Singapura pada 2016. Sejak Januari 2018 Farra dipercaya sebagai ASEAN Managing Director Corteva. Berbeda dengan industri lain yang digeluti, Farra menilai pertanian sangat berbeda, kompleks, dan banyak tantangan. Namun, ia mengaku sangat menikmati kerja bersama petani. “Kalau saya kerja keras dan mengerjakan dengan baik, saya nggak hanya kerja keras untuk diri sendiri dan perusahaan.

Yang paling penting, saya kerja keras untuk petani dan komunitas,” tuturnya semangat. Istri Bastian ini sangat terkesan saat pertama kali mengunjungi lahan pertanian di India. Petani yang punya 0,5-1 ha lahan mendapat penghasilan lebih baik dengan edukasi dan teknologi yang diberikan perusahaan. Karena itu, ia mendukung penuh upaya perusahaan memajukan kehidupan petani. “Banyak sekali yang bisa kita kerjakan untuk mendukung jutaan petani di seluruh Asia. Jadi, saya merasa sangat tertarik dan senang setiap hari datang kerja karena itu. Saya pendukung kuat para petani,” tegasnya antusias. Bahkan, kedua orang tuanya turut bangga saat Farra terlibat di sektor pertanian. “Apapun yang kamu lakukan, kami bahagia dan bangga.

Cuma kalau terus di pertanian, lebih bagus lagi karena ada dampak yang baik buat petani. Kalau kamu bilang kerjaan bagus, berarti banyak petani yang terbantu,” paparnya meniru ucapan sang ayah. Transferable Skills Menempati posisi tinggi tentu berisiko menghadapi ribuan tantangan berat. Karena itu, Farra harus tahan ban ting. “Kalau sukses terus, berarti kita nggak mengambil risiko yang cukup. Dan kalau sukses terus, kita berarti juga nggak belajar. Yang paling penting, harus terus belajar dan terbuka,” ulasnya.

Juga, tidak melulu berkarier di industri serupa untuk meraih posisi tinggi. Farra membuktikannya. Sebab, ada keterampilan yang dapat ditransfer (transferable skills) antarindustri, seperti ketrampilan analitis dasar, manajemen bisnis, dan manajemen orang. Ia mencontohkan, perusahaan pertanian dan perusahaan barang konsumsi sama-sama bisa berbagi ilmu untuk mencapai target pasar.