5 Cara Tepat Hadapi Tangis Si Kecil

1. Cek, Cek, dan Cek Bayi kecil mulai sering menangis di usia 2 minggu. Mencapai puncaknya di usia 6 sampai 8 minggu dan menurun tajam di usia 3 atau 4 bulan.

Cek apakah tidur bayi terganggu oleh sesuatu yang membuatnya tidak nyaman. Tepuk-tepuk bokongnya agar tenang.

Cek apakah popoknya basah oleh pipis atau lengket oleh pup. Kalau ya, segera ganti.

Cek apakah bayi lapar atau haus dan ingin menyusu atau makan. Caranya sentuh ujung bibirnya dengan jari kita. Jika ia membuka mulutnya, berarti ia lapar atau haus.

2. Pikirkan Tentang Kolik Bayi di bawah 8 minggu sering menangis tiba-tiba dan lama yang disebut kolik. Biasanya terjadi pada senja atau malam hari ketika kita mulai lelah. Lama menangis bisa mencapai 1 hingga 3 jam. Kolik bisa disebabkan oleh rasa tidak nyaman pada perut akibat pencernaan yang masih beradaptasi, pergantian cuaca, atau sebab lain yang tidak diketahui.

Tanda Umum Kolik: dalam sehari total durasi menangis bayi yaitu 3 jam atau lebih, berlangsung 3 hari dalam seminggu, dan selama 3 minggu berturut-turut.

3. Jika bayi masih menangis, coba hal-hal berikut:

Gendong & Dekap

Jangan takut bayi akan bau tangan atau manja. Digendong dan didekap akan membuat bayi merasa aman dan lebih tenang.

Timang-timang

Bayi menyukai gerakan ritmis, karena bisa membuatnya merasa tenang. Berjalanlah ke sana kemari dengan kecepatan sama sambil menimang bayi dengan tangan atau dengan kain gendongan.

Ayun-ayun

Ketika bayi mulai tidur, letakkan ia dalam boks atau kain ayunan. Kereta dorong juga bisa dipakai. Ayun-ayunkan perlahan.

Setel Musik

Bayi menyukai musik yang menenangkan untuk pengantar tidur. Kalau saat ini adalah jamnya bermain, setelkan musik yang riang.

Bernyanyi

Suara Mama atau Papa yang telah dikenal bayi bisa membuatnya senang. Bernyanyi atau bersenandunglah untuknya agar perhatiannya teralih.

4. Jika tangisan bayi meningkat menjadi amukan yang sulit dikendalikan, lakukan:

  • Tarik napas panjang, lalu embuskan perlahan.
  • Mintalah bantuan pasangan, atau nenek, atau pengasuh untuk gantian menenangkan bayi.
  • Jangan kesal pada bayi, karena emosi negatif hanya akan memperburuk keadaan.

5. Jika tidak ada orang lain di rumah:

  • Tinggalkan bayi di tempat yang nyaman dan aman di kamar lalu tinggalkan.
  • Periksa keadaan bayi kalau tangisnya sudah tak terdengar lagi.
  • Alihkan pikiran kita dengan menonton teve atau mendengarkan musik atau minum minuman yang lezat di ruangan lain.